We present a concept of social enterprise/social entrepreneurship based in Mollo, Timor and utilize the natural and cultural potential for economic improvement as well as the empowerment of local communities, particularly young people. Our focus includes literacy, art-culture and the creative economy. This project involves the youth community, village library as a center for arts and culture, homestay and creative economy. It is located in Jl. Kampung Baru, No. 2, Village of Taeftob, District of North Mollo, South Central Timor, East Nusa Tenggara, Indonesia 85552. Telp./Whatsapp 081338037075. E-mail: lakoat.kujawas@gmail.com.

Tampilkan postingan dengan label fundrising. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label fundrising. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 Januari 2024

Penggalangan Dana Publik Untuk Program Lakoat.Kujawas Sepanjang Tahun 2026





Komunitas Lakoat.Kujawas selalu hadir dengan semangat yang sama mengaktifkan ruang-ruang kreatif dan swadaya berbasis warga di desa Taiftob di pegunungan Mollo, Timor Tengah Selatan. 

Komunitas Lakoat.Kujawas adalah komunitas warga yang bergerak sejak tahun 2016 melakukan kerja pengarsipan dan pendokumentasian pengetahuan lokal dan mereproduksinya ke dalam beberapa program regular antara lain sekolah budaya, perpustakaan warga, kelas menulis, food lab, penerbitan buku, tur gastronomi dan pameran arsip warga. Kami bergerak secara swadaya dengan semangat warga bantu warga, untuk membangun kesadaran dan kekuatan kolektif sipil. Aktivitas dan ruang-ruang kreatif kami banyak didukung oleh warga net dan warga kampung. 

Tahun 2026 nanti kami masih dengan semangat mengaktifkan:  

1. Sekolah Budaya, Skol Tamolok. Model pendidikan kontekstual kami, sekolah budaya Skol Tamolok 1x sebulan dengan mengundang 1 seniman/budayawan lokal sebagai narasumber. Kebutuhan operasional: biaya transportasi dan honor narasumber lokal, konsumsi peserta dan narsum

2. Perpustakaan Warga. Kami membuka perpustakaan warga dan kelas menulis untuk anak secara regular 2x seminggu. Kebutuhan operasional: belanja buku bacaan anak, langganan majalah Bobo, berlangganan internet dan listrik, tabungan koperasi bagi orang muda kampung yang magang sebagai pengelola perpustakaan dan kelas menulis. 

3. Ekperimen di Foodlab Ume Fatumfaun. Melakukan eksperimen di foodlab bersama anak dan orang muda 2x sebulan. Kebutuhan operasional: pembelian alat dan bahan untuk eksperimen merespons potensi pertanian dan pangan lokal. 

4. Makanan Lokal Sehat Untuk Semua. Kami membagi makanan sehat dari pangan lokal kepada lebih dari 80 anak di foodlab Ume Fatumfaun 2x sebulan. Biaya operasional: pemberian makanan tambahan dari bahan pangan lokal untuk anak-anak yang mengakses perpustakaan. tabuangan koperasi bagi para mama dan orang muda yang memasak pangan lokal untuk dibagikan gratis ke anak-anak. 

5. Residensi Seni Apinat-Aklahat. Kami menyelenggarakan residensi bagi seniman dan peneliti sebanyak 4 orang (terdiri dari fotografer, videografer, filmmaker, seniman teater dan aktivis pangan lokal). Periode residensi adalah Januari - April 2024. Kebutuhan operasional: konsumsi seniman/peneliti, transportasi lokal seniman/peneliti, biaya lokakarya dan training bersama warga lokal. 

6. Unit Usaha Sosial. Mengaktifkan unit usaha sosial kami yang terintegrasi dengan foodlab Ume Fatumfaun, yakni model tur gastronomi, kelas-kelas pangan lokal dsb. Biaya operasional: mengadakan beberapa alat seperti alat pengering buah dan sayur, freezer untuk menaruh produk beku dan alat/mesin pembuat kopi sederhana. Mengadakan kasur, bantal dan perkap untuk kamar residensi yang baru saja kami bangun yang bisa dipakai oleh para tamu residen di lakoat.kujawas. 

7. Riset Warga. Riset pangan dan pengetahuan lokal. Riset partisipatif warga Mollo dan seniman/peneliti tamu sepanjang tahun 2025 yang hasilnya akan dibukukan dan dibuat pameran/pertunjukan seni warga di tingkat komunitas, kampung dan luar Mollo. Kebutuhan operasional: riset kampung, penerbitan buku dan zine, transportasi dan konsumsi selama periode riset. Reproduksi karya dari hasil riset. 

8. Presentasi Publik. Presentasi publik, festival musim tanam, festival musim panen dan pameran arsip warga, yang akan dilakukan di bulan Mei, Agustus dan Oktober 2026. 

9. Beasiswa dan Koperasi Pendidikan. Ada sejumlah pelajar SMA dan orang muda desa yang magang di komunitas kami. Tabungan pendidikan dan kesehatan bisa dipakai untuk membayar SPP di sekolah maupun UKT untuk beberapa kader kami yang sedang kuliah di Universitas Terbuka.  

10. Penerbitan Buku. Sebagai komunitas yang aktif melakukan riset dan kajian budaya Mollo, mengarsip dan mendokumentasikan pengetahuan lokal, kami sedang mengerjakan sebuah proyek penerbitan buku kumpulan resep dan cerita di baliknya. 


Rekening BRI 4732 01034120 53 6 

atas nama

 Perkumpulan Lakoat.Kujawas


Donasi dan dukungan kalian akan sangat membantu terselenggaranya program swadaya kami sepanjang tahun 2026. Catatan: kami berupaya untuk tidak terhubung dengan donor/sponsor dari partai politik, industri ekstraktif dan rokok. 

Informasi dan dukungan silakan kontak email kami lakoat.kujawas@gmail.com.

 Terima kasih. 


Baca Juga: Residensi Apinat-Aklahat 2025 

Minggu, 25 Maret 2018

Terima Kasih Seribu


Salam sejahtera.
Tahun 2017 adalah tahun yang hebat bagi kami. Memasuki usia satu tahun,  banyak hal baik datang dari alam semesta, manusia dan penciptanya. Tahun hebat itu kami awali dengan menyelenggarakan festival kesenian pertama kami, Elaf Dame yang artinya pesta/festival damai. Dan di tahun yang sama, kami menutupnya dengan sebuah program residensi kesenian bernama Apinat-Aklahat. 

Tentu saja ada banyak proses yang kami lalui dan itu kami anggap sebagai sebuah pelajaran. Sungguh sangat menyenangkan sekali dalam banyak proses kami lalui bersama orang-orang hebat: para relawan dari Kupang, SoE dan Kapan, ikut masuk dalam film documenter produksi Internet Sehat dan Watchdoc, berkolaborasi dengan SekolahMUSA dan GadgetGrapher menyelenggarakan wokshop fotograFI Ketong Bisa hingga pameran foto Mollo Panggil Pulang, dipercaya memberikan presentasi visi dan nilai Lakoat.Kujawas sebagai komunitas warga di depan public Ubud Writers and Readers Festival 2017, diliput Lentera Indonesia NET, berkolaborasi dengan Koalisi Seni Indonesia dan Shinta Febriany (seniman teater Indonesia) untuk program residensi kesenian Apinat-Akhalat. Tentu masih ada sederet pengalaman kerjakolaborasi dengan semangat solidaritas yang sudah terjadi sepanjang tahun kemarin. Pada kesempatan ini kami mau bilang terima kasih untuk kalian semua. 

Setahun berkegiatan dengan mengandalkan semangat, idealisme, swadaya (internal warga dan relawan), sungguh bukan sesuatu yang mudah dijalani namun juga bukan mustahil untuk diupayakan. Ada banyak penanda, banyak momen yang pada akhirnya meyakinkan kami untuk terus optimis, sembari terus mencari jalan. Kekuatan internet dan jejaring sosial sangat kami manfaatkan betul. Banyak teman-teman yang akhirnya tertarik untuk mendukung, moril dan materil, dan semua itu hebat sekali. Kami merasakan banyak dampak langsung dari setiap kegiatan kreatif di komunitas, bersama teman-teman seniman, relawan, warga dan khususnya anak-anak. Ada indikasi program yang semakin sustain, ada komitmen yang kuat antara orang tua, relawan, anak, pemerintah juga gereja. Ada begitu banyak perubahan perilaku anak, semakin percaya diri, ada peningkatan prestasi belajar di sekolah (menurut pengakuan langsung dari guru) dan masih banyak hal yang bisa mengindikasikan bahwa semua yang terprogram, yang sudah mendapat banyak dukungan dari anda sekalian, telah memberikan dampak luar biasa bagi mereka. 

Sepanjang tahun 2017 kemarin, ada satu hal yang menarik sebenarnya terkait upaya pendanaan untuk mendukung kegiatan di lakoat.kujawas. Kawan dan kakak kami, Grace Tan-Johannes dan pasangannya, mas Andra Fembrianto menawarkan satu ide brilian menjelang pernikahan mereka. Idenya sederhana saja namun kami yakin punya dampak yang sangat luar biasa. Kak Grace dan pasangan menolak menerima hadiah apapun, apalagi dalam bentuk bunga dan sebagainya. Sebagai penggantinya, diberi penawaran lain, nama, profil singkat dan rekening lakoat.kujawas disertakan dalam surat undangan dan tamu bisa langsung mengganti hadiah bunga dll untuk pengantin dengan langsung mendonasikan dalam bentuk uang yang bisa dipergunakan lakoat.kujawas untuk berbagai kegiatan kreatif. Dalam rentang hampir dua bulan, terkumpul  uang sebesar  Rp. 17,450,717 (bukti rekening koran sudah langsung dikirim ke kak Grace). 

Selain donasi dari pernikahan kak Grace, kami juga menerima donasi dari sekitar 16 pihak lain, antara lain dari para simpatisan, teman-teman relawan sendiri dan dari hasil penjualan kaos dan produk lakoat.kujawas. 

Total dana yang terkumpul sejak Mei 2017 – Desember 2017 sebesar Rp. 27,650,717 sudah dipakai untuk lebih dari 25 pos kegiatan kreatif di komunitas dalam rentang waktu Mei – Desember 2017. Laporan lengkap penggunaan dana bisa klik google drive ini. Untuk laporan bukti kwitansi bisa disimak di sini. 

Adapun penggunaan dana paling besar sepanjang tahun 2017 ada di pos konsumsi sebesar 7,190,000. Konsumsi untuk semua kegiatan diskusi, pameran, workshop, nonton film, kelas menulis, dll, baik untuk tamu, anak-anak, maupun relawan. Pengeluaran lain yang cukup besar adalah  pembelian infocus sebagai asset lakoat.kujawas untuk keperluan diskusi dan nonton film, sebesar Rp. 5,000,000. Selanjutnya pengeluaran selama pameran arsip Mollo Panggil Pulang dan pameran arsip Berawal dari Tanda Salib di Rumah Sang Klerek sekitar Rp. 6,000,000 untuk cetak foto, pembelian frame, cetak buku sejarah, ongkos kirim/loading barang, dst. Donasi yang masuk kami gunakan juga untuk mendukung kelompok tenun dengan pemberian modal usaha bergulir dan berkelanjutan, misalnya dengan memberikan kredit tanpa bunga untuk pembelian benang bagi kelompok tenun, selain membeli beberapa asset untuk perpustakaan seperti meja baca dan rak buku. 

Pada akhirnya kami merasa perlu untuk menyampaikan ini sekaligus memohon maaf jika sistem pelaporan dan pengelolaan dana masih sangat sederhana. Kami sebagai komunitas warga belum punya misalnya bendahara khusus yang bisa menangani keuangan secara professional. Namun apa yang sudah kami upayakan ini tidak mengurangi transparasi dalam penggunaan dana yang masuk, bahwa semuanya sudah benar-benar kami gunakan untuk menjalankan segala program kreatif di lakoat.kujawas. 

Atas perhatian, dukungan, cinta dan semua donasi uang dari anda sekalian, kami  ucapkan banyak terima kasih. Kiranya segala kebaikan menyertai anda sekalian.

Salam
Dicky Senda
Direktur Program Komunitas Lakoat.Kujawas

Senin, 06 Februari 2017

Fundrising Untuk Festival Mnahat Feu

Untuk menggelar festival musim panen kami, Mnahat Fe'u di Lakoat.Kujawas (cek bit.ly/mnahatfeu) bersama anak-anak desa Taiftob dan teman-teman, orang muda kreatif yang juga bergiat di Lakoat.Kujawas, kami ingin menjual kaos/t-shirt dan totebag secara online pekan ini. 
Caranya:

  1. Kaos/T-shirt yang tersedia adalah warga Hitam dan Putih, dengan dua model desain: Beta Lakoat.Kujawas dan Filosofi Orang Mollo. Totebag bahan blacu, tersedia dua warna, Hitam dan Putih dengan satu model desain yakni Filosofi Orang Mollo. 
  2. Teman-teman bisa memilih item yang ingin dibeli, melakukan order dan transaksi pembelian, barang kemudian akan dicetak dan dikirim atau diambil langsung saat pameran kami di Festival Box Kupang, 17-18 Februari di Taman Budaya Kupang (khusus untuk teman-teman di Kupang).
  3. Periode order 7 -11 Februari 2017
  4. Harga belum termasuk ongkos kirim
  5. Info dan pemesanan kontak whastapp 081338037075 (dicky) atau email dickysenda@gmail.com. Nomor rekening BRI 4732-01-013229-53-5 (atas nama CHRISTIANTO SENDA). 
  6.  Tersedia juga produk lain yang akan kami jual di Instagram @lakoat.kujawas atau saat Festival BOX di Taman Budaya Kupang 17-18 Februari 2017. Produk tersebut antara lain, Kopi Mollo, Madu Hutan Mollo, Sambal Lu'at Khas Mollo (original, rebung dan hati sapi), alkosu (totebag tenun), syal tenun Mollo, selai nanas Mollo, dll. 
KODE: LKJWS 1
WARNA: PUTIH (TULISAN HITAM)
WARNA HITAM TULISAN PUTIH
UKURAN 30X30 CM
BAHAN: BLACU
TULISAN: FILOSOFI ORANG MOLLO
HARGA: Rp. 50.000 (Putih), Rp. 35.000 (Hitam)
 "We are our world. Soil cover our land like our skin. 
Water flows trough the land like our blood
The stones holding the land together are our bones
The forest moving with the wind is our hair.
We are our world."

KODE: LKJWS 2
WARNA: KAOS HITAM (TULISAN KUNING), KASO PUTIH (TULISAN HITAM)
TULISAN: FISOLOFI ORANG MOLLO DALAM BAHASA INGGRIS
HARGA: Rp. 150.000
"We are our world. Soil cover our land like our skin. 
Water flows trough the land like our blood
The stones holding the land together are our bones
The forest moving with the wind is our hair.
We are our world."

KODE: LKJWS 3
WARNA: KAOS HITAM (TULISAN KUNING), KAOS PUTIH TULISAN HITAM
TULISAN: BETA LAKOAT.KUJAWAS
HARGA; Rp. 150.000