Selamat datang di komunitas Lakoat.Kujawas, sebuah kolektif kecil yang digerakan oleh warga aktif di pegunungan Mollo di Timor Barat. Kami lahir tahun 2016, sebagai gerakan pulang kampung dan bangun kampung. Kami mengintegrasikan perpustakaan warga, kelas menulis kreatif, kerja arsip dan dokumentasi pengetahuan lokal, food lab, sekolah budaya dan residensi seni. Tahun 2025 kami baru saja menerima penghargaan dari Perpustakaan Nasional RI, Nugra Jasa Dharma Pustaloka kategori komunitas literasi.
Dua tahun terakhir merintis sebuah program belajar bernama Tanuan Sufa Kauf sebuah model live in bagi 15 orang dari berbagai latar pekerjaan dan tempat, untuk tinggal 5-7 hari bersama komunitas Lakoat.Kujawas di desa Taiftob untuk belajar apa yang dikerjakan Lakoat 10 tahun terakhir: bagaimana membangun gerakan literasi warga, bagaimana meriset dan mengarsip pengetahuan lokal bersama warga, bagaimana merintis kelas menulis kreatif, riset dan penerbitan arsip bersama kelompok anak dan remaja, bagaimana membangun foodlab dan gerakan pangan hingga model tur gastronomi, bagaimana membuat model pendidikan kritis dan kontekstual, bagaimana mengagas model residensi seni dan lingkungan, dan masih banyak lagi topik menarik lainnnya yang dibungkus dalam serangkaian diskusi, ekskursi, tur dan jelajah kampung, lokakarya dan refleksi.
Siapa saja yang boleh ikut?
Semua orang yang ingin belajar dari dan bersama komunitas terkait gerakan kolektif dan swadaya warga. Kawan-kawan mahasiswa dan peneliti, pegiat NGO dan komunitas, traveler dan food enthusiast, seniman dan aktivis, turis dan masyarakat umum.
Kapan?
Tanuan Sufa Kauf akan berlangsung di desa Taiftob, Kapan, Mollo Utara, TTS, NTT tanggal 12-17 Agustus 2026. Acara dibuka hari Rabu, 12 Agustus jam 15 WITA dan diakhiri hari Senin 17 Agustus jam 15 WITA.
Apa saja agendanya?
Lokakarya, mini residensi/live in, tur ke pasar dan hutan adat, diskusi dan memasak, makan bersama dan ikut berbagai kelas-kelas lokakarya di Lakoat.Kujawas dari Skol Tamolok (model pendidikan kritis dan kontekstual atau sekolah budaya), kelas fermentasi Tiba-tiba Fatumfaun, jelajah kampung, tur gastronomi Mnahat Fe'u, dst
Berapa investasinya?
Per orang biayanya Rp. 3.500.000, sudah termasuk transportasi lokal, penginapan dan konsumsi. Sharing kamar di rumah warga untuk 5 malam 6 hari, 3x makan sehat dan organik dari mama Fun cs, 2x snack pangan lokal sehat dan organik, 1x makan siang musim panen Mnahat Fe'u (perayaan musim-musim), 1x kelas fermentasi Tiba-tiba Fatumfaun (kelas fermentasi di foodlab Ume Fatumfaun), 4x lokakarya, 1x Skol Tamolok sekolah budaya, 1x jelajah kampung dan kebun, tur ke pasar, menjadi relawan di perpus Lakoat, dst. Sudah transportasi lokal, guide lokal, kontribusi untuk riset pangan lokal dan kegiatan literasi di komunitas. Termasuk akses untuk beberapa agenda spesial merayakan 10 tahun komunitas Lakoat.Kujawas antara lain Sarasehan Satu Timor, peluncuran buku esai Pah Pinan dan Peluncuran film dokumenter Naijan on Hai Aina.
Apakah ada bonus lain?
Peserta akan mendapat dua souvenir/oleh-oleh dari Lakoat.Kujawas, mendapat pengalaman berjejaring dengan sesama peserta lainnya. Tentu saja bisa dibantu dan ditemani untuk berwisata dan eksplorasi Mollo dan sekitarnya, misalnya, berkunjung ke Fatumnasi, Nausus, Sebau, Oehala, dst.
Bagaimana cara mendaftar?
Silakan mengisi google form berikut untuk masuk ke waiting list, KLIK DI SINI . Lalu panitia akan mengontak untuk melakukan pembayaran. Pertanyaan lebih lanjut bisa kontak WA 0821-4718-1959.
Kapan batas akhir pendaftaran?
Kami tutup setelah memenuhi kuota 15 orang maksimal. Daftar tunggu sudah kami buka hingga 1 bulan sebelum pelaksanaan. Pembayaran sudah bisa dilakukan per bulan Juni 2026.
Apakah bisa DP?
Bisa! Minimal 50%.
Apakah berlaku kebijakan uang kembali?
Iya. Pembatalan H-3 berlaku pengembalian 100% (dipotong biaya administrasi bank, dsb).
Pembatalan H-2 hingga H-1 mungkin akan berlaku pemotongan tertentu jika kami sudah melakukan belanja kebutuhan bahan baku konsumsi dll.
Pembatalan di hari H, dipotong 50%.
Di Mana Lokasi Kami?
Lakoat.Kujawas ada di Kapan, kecamatan Mollo Utara, 130 km dari kota Kupang ibukota NTT. Kami ada di pulau Timor, satu daratan dengan Kupang, Atambua, dan Timor Leste (PS. Jangan lupa bawa pasport kalau mau menyebrang ke Timor Leste setelah kegiatan di Mollo). Jarak dari Kupang ke Mollo kurang lebih 4 jam perjalanan darat menggunakan travel umum (regular) atau travel yang bisa dicarter.
Di mana bandara terdekat?
Bandara terdekat adalah El Tari di Kupang.
Apakah ada rekomendasi jasa transportasi yang bisa diandalkan ke Mollo?
Kami bekerjasama dengan para sopir travel lokal dari desa Taiftob yang biasanya melayani rute Kupang - Mollo - Kupang PP setiap harinya. Harga per penumpang 100K (tarif regular, artinya akan naik dengan penumpang lain, ada kemungkinan ngetem atau masih antar jemput penumpang lain). Tarif sewa/carter 750k atau lebih (bisa dinego dengan sopir). Jenis mobil Avanza dan Inova. Berikut rekomendasi travel, Om Ansel Salomuwa, 081337895981.
Pesan lainnya, jangan lupa bawa jaket dan jas hujan atau payung, Agustus biasanya hujan dan di akhir musim dingin di pegunungan Mollo. Jangan lupa bawa obat-obatan. Apotik, praktik dokter umum dan puskesmas terdekat berjarak 1-3 km.
Kalian bisa bawa buku bacaan anak untuk disumbangkan ke perpustakaan kami. Buku fiksi, buku cerita anak, majalah anak dan komik. Buku tulis, tas sekolah dan alat tulis juga dibolehkan.
Testimoni para peserta Tanuan Sufa Kauf musim 1:
https://www.instagram.com/p/DN7t-U_kwsMt-MCgpzRsRRi-tXb1xj086WlQ2U0/?img_index=1
https://www.instagram.com/p/DOdZ4XcCbKd/?img_index=1
https://www.instagram.com/p/DO9knGkkgFM/?img_index=1
https://www.instagram.com/p/DRGlYuiiViu/?img_index=4
https://www.instagram.com/p/DQZN3jICcPF/?img_index=1

Tidak ada komentar:
Posting Komentar